Satu hal sederhana untuk bertahan


   Aku kembali menjalani rutinitas yang bahkan tidak pernah terlintas dibenak-ku. Marah, sedih, kecewa, perasaan belum ikhlas itu masih sering sekali menjadi "topping" dikala rutinitasku sekarang. Aku belum menemukan cara agar bisa menerima harapan-harapan yang sungguh diluar dari rencanaku, karena aku juga manusia biasa yang penuh kecewa jika harapan yang ku impikan tidak sesuai dengan rencanaku.

   Aku sadar, aku tidak boleh terlalu "pemberontak" atas hal yang sudah ditetapkan Tuhan untukku. Karena pasti takdir Tuhan sudah baik, kita hanya perlu menerima ketika kita sudah berusaha semaksimal yang kita bisa. 

   Meski rasanya aku belum bisa menerima semua harapan yang diluar rencanaku itu, setidaknya aku menemukan satu hal yang membuatku jatuh ke dalam rutinitasku, yaitu perjalanan. Aku suka sekali dengan perjalanan yang membuat kaki ku melangkah lebih jauh untuk dapat melihat segala hal yang bukan menurut versi ku sendiri. 

   Hatiku penuh karena kebaikan orang-orang yang ku temui disetiap kaki ku melangkah. Hatiku penuh ketika melihat orang lain juga berjuang untuk hidupnya. Entah sejak kapan aku menyadari bahwa aku suka melihat cara dunia bekerja. Karena, aku jadi sadar kalau aku tidak ada apa-panya dan hanya salah satu bagian terkecil dari semesta ini. Agar diri tetap terjaga dari tingginya hati yang bisa melukai siapapun. 

   Semoga selalu ada hal-hal baik yang membuat hari kita terasa lebih berharga dan bermakna ya,  meski terkadang harapan-harapan itu bukan untuk kita.


-Nabastala Teduh


Komentar

Postingan Populer